Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bidang Organisasi & Infokom PMI Kota Cilegon, SAM Wangge, yang mewakili Ketua PMI Kota Cilegon, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Politeknik Krakatau, Dedy Arisandi, Komandan KSR PMI Unit Politeknik Krakatau, Endriana Rahmawati, Ketua Panitia, M. Yudhi Syafiq, serta anggota dan alumni KSR PMI Unit Politeknik Krakatau.
Dalam sambutan Ketua PMI Kota Cilegon yang disampaikan oleh SAM Wangge, disampaikan bahwa Musyawarah Besar merupakan momentum penting untuk memperkuat organisasi melalui regenerasi kepemimpinan yang demokratis sekaligus memperkokoh semangat pengabdian sebagai relawan kemanusiaan.
"Musyawarah Besar bukan hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi wadah untuk melahirkan gagasan, mempererat kebersamaan, serta mempersiapkan pemimpin relawan yang mampu mengemban amanah kemanusiaan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Politeknik Krakatau, Dedy Arisandi, menyampaikan apresiasi atas eksistensi UKK KSR PMI yang dinilai telah memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial mahasiswa.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta Musyawarah Besar menjaga persatuan meskipun memiliki perbedaan pilihan maupun pendapat selama proses berlangsung.
"Saya bangga dengan UKK KSR PMI ini. Perbedaan pilihan dan pendapat dalam musyawarah merupakan hal yang wajar, namun semuanya harus diselesaikan dengan baik dan tetap mengedepankan kebersamaan. Siapapun yang terpilih nantinya, dialah pemimpin atau komandan kita yang harus didukung bersama. Saya juga berharap komandan terpilih dapat melanjutkan program-program baik yang telah dirintis oleh kepengurusan sebelumnya," pesannya.
Ketua Panitia, M. Yudhi Syafiq, menjelaskan bahwa Musyawarah Besar Ke-II tidak hanya menjadi ajang pemilihan Komandan KSR PMI Unit Politeknik Krakatau periode 2026–2027, tetapi juga membahas berbagai agenda strategis organisasi.
"Agenda Musyawarah Besar meliputi penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode sebelumnya, pembahasan dan penyempurnaan AD/ART, penyusunan program kerja, perencanaan keuangan organisasi, serta pemilihan Komandan KSR PMI Unit Politeknik Krakatau periode 2026–2027," jelasnya.
Melalui Musyawarah Besar Ke-II ini diharapkan lahir kepengurusan baru yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan, memperkuat sinergi dengan PMI Kota Cilegon dan Politeknik Krakatau, serta terus menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang profesional, tangguh, dan berlandaskan nilai-nilai kepalangmerahan.terangnya.***


0 Komentar