Setetes Darah, Hidupkan Harapan: 220 DDS di Banten Terima Penghargaan

BANTEN – Setetes darah yang diberikan secara sukarela dapat menjadi harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk mendapatkan kesembuhan. Semangat kemanusiaan tersebut tercermin dari 220 Donor Darah Sukarela (DDS) di Provinsi Banten yang menerima penghargaan atas dedikasi dan konsistensi mereka dalam mendonorkan darah.Sebanyak 150 pendonor menerima penghargaan atas pencapaian 50 kali donor darah, sementara 70 pendonor telah mencapai 75 kali donor darah.

Dari Kota Cilegon, sebanyak 23 DDS turut menerima penghargaan, terdiri dari 16 orang yang telah mencapai 50 kali donor darah dan 7 orang yang telah mencapai 75 kali donor darah.

Ketua PMI Provinsi Banten, Hj. Ratu Tatu Chasanah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor yang telah dengan sukarela dan konsisten mendonorkan darahnya untuk membantu sesama.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para donor darah sukarela yang telah dengan ikhlas dan konsisten mendonorkan darahnya. Setiap tetes darah yang diberikan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Hj. Ratu Tatu Chasanah, selasa (29/9/2026) 

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motivasi agar semangat donor darah terus tumbuh di tengah masyarakat.

Dari Kota Cilegon, Wakil Ketua PMI Kota Cilegon, H. Encep Nurdin, yang hadir didampingi Ketua Bidang UDD PMI Kota Cilegon, dr. Sri Rustiati, turut memberikan apresiasi kepada para DDS yang telah mendapatkan penghargaan.

“Kami tentu merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada para pendonor dari Kota Cilegon yang telah mencapai 50 dan 75 kali donor. Ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa. Mudah-mudahan penghargaan ini semakin memotivasi para pendonor untuk terus berdonor dan mengajak masyarakat lainnya menjadi donor darah sukarela,” ungkap H. Encep Nurdin.

Salah satu penerima penghargaan DDS 75 kali asal Kota Cilegon, Cecep Hermawan (56 tahun), mengaku bahagia dapat terus berbagi dan membantu sesama melalui donor darah.

“Saya merasa bahagia bisa menjadi pendonor dan bisa bermanfaat bagi orang lain. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” ungkap Cecep.

Cecep menuturkan, dirinya mulai berdonor sejak masih remaja. Keputusan tersebut berawal dari pengalaman ketika salah seorang saudaranya mengalami kecelakaan dan membutuhkan darah.

“Saya mulai donor sejak masih remaja, saat itu ada saudara saya yang mengalami kecelakaan dan membutuhkan darah. Dari pengalaman itu saya kemudian terus berdonor sampai sekarang,” tuturnya.

Pengalaman tersebut menjadi pengingat baginya bahwa kebutuhan darah dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu menjadi pendonor.

Pemberian penghargaan tersebut dihadiri Ketua PMI Provinsi Banten, Hj. Ratu Tatu Chasanah, beserta jajaran Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Provinsi Banten. Hadir pula Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Ati Pramuji Hastuti, unsur TNI dan Polri, OPD, media, serta Pengurus dan Kepala UDD PMI se-Provinsi Banten.

Dari PMI Kota Cilegon hadir Wakil Ketua PMI Kota Cilegon, H. Encep Nurdin, didampingi Ketua Bidang UDD PMI Kota Cilegon, dr. Sri Rustiati.

Penghargaan bagi para DDS menjadi bentuk penghormatan atas perjalanan panjang mereka dalam berbagi untuk kemanusiaan. Lebih dari sekadar penghargaan, setiap pencapaian 50 hingga 75 kali donor merupakan jejak kepedulian yang telah memberikan harapan kepada banyak orang.

Karena satu tetes darah yang kita berikan, bisa menjadi kesempatan hidup bagi seseorang. terangnya. ***

Posting Komentar

0 Komentar