Jejak Pengabdian Tak Pernah Hilang, PMI Kota Cilegon Ziarah di HUT ke-81


CILEGON, — Ada nama-nama yang mungkin telah tiada, namun jejak pengabdiannya tetap hidup dan menjadi bagian dari perjalanan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon.

Dalam rangka memperingati HUT ke-81 PMI, keluarga besar PMI Kota Cilegon melaksanakan kegiatan ziarah dan silaturahmi kepada keluarga serta para pendahulu PMI, Kamis (17/9/2026).

Rangkaian kegiatan dimulai dari Markas PMI Kota Cilegon. Rombongan kemudian menuju kediaman keluarga alm. H. Abdul Hakim Lubis, Ketua PMI Kota Cilegon yang wafat pada 28 Agustus 2026.

Di kediaman keluarga, jajaran PMI Kota Cilegon bersilaturahmi sekaligus menyampaikan penghormatan kepada keluarga almarhum. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang kembali sosok dan pengabdian alm. H. Abdul Hakim Lubis dalam perjalanan PMI Kota Cilegon.

Setelah silaturahmi, rombongan melanjutkan perjalanan menuju makam almarhum. Di tempat peristirahatan terakhir tersebut, jajaran PMI Kota Cilegon melaksanakan ziarah dan doa bersama, dilanjutkan dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian beliau.

Kepergian alm. H. Abdul Hakim Lubis yang masih terbilang baru membuat ziarah kali ini memiliki makna tersendiri bagi keluarga besar PMI Kota Cilegon. Di tengah suasana duka, doa bersama menjadi ungkapan penghormatan sekaligus pengingat bahwa pengabdian kepada kemanusiaan harus terus dilanjutkan.

Usai ziarah pertama, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Salat Asar sebelum rombongan bergerak menuju lokasi ziarah berikutnya.


Sore harinya, PMI Kota Cilegon melanjutkan ziarah ke makam almh. Hj. Retno Windarwati, yang wafat pada 17 Desember 2020, serta alm. dr. H. Budiardjo, yang wafat pada 27 Desember 2020.

Keduanya merupakan bagian dari para pendahulu yang telah memberikan kontribusi dalam perjalanan PMI Kota Cilegon. Doa dan tabur bunga menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih atas pengabdian yang telah mereka berikan.

Bagi keluarga besar PMI Kota Cilegon, ziarah bukan sekadar perjalanan menuju makam. Di balik setiap doa dan tabur bunga, terdapat pesan bagi generasi yang masih melanjutkan pengabdian: jasa para pendahulu tidak boleh berhenti menjadi kenangan, tetapi harus menjadi semangat untuk terus berbuat bagi sesama.


Peringatan HUT ke-81 PMI menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan panjang organisasi sekaligus memperkuat komitmen meneruskan nilai-nilai kemanusiaan yang telah diwariskan.

Mereka telah pergi, tetapi jejak pengabdiannya tetap hidup. Dari generasi ke generasi, semangat kemanusiaan terus dilanjutkan.***

Posting Komentar

0 Komentar