Kesiapsiagaan Hadapi El Niño 2026, Langkah PMI Kota Cilegon Diapresiasi PMI Provinsi Banten


Cilegon,-  Upaya kesiapsiagaan yang dilakukan PMI Kota Cilegon dalam menghadapi potensi dampak fenomena El Niño Tahun 2026 mendapat apresiasi dari PMI Provinsi Banten. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi PMI se-Provinsi Banten yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting pada Kamis (9/7/2026).

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Cilegon, H. Hedi Jamhari, didampingi staf Markas PMI Kota Cilegon mengikuti rapat koordinasi bersama jajaran PMI Provinsi Banten dan PMI kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Selain membahas kesiapsiagaan menghadapi dampak El Niño, rapat juga membahas persiapan pelaksanaan Temu Karya Relawan (TKR) IV PMI Provinsi Banten.

Rapat dihadiri oleh Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi Banten H. E. Kosasih, Ketua Bidang Relawan Suparman, Ketua Bidang Organisasi Nur Amrin, Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya (PSD) Heppy Moiras, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Wawan Mulyana, Sekretaris Agus Sukmayadi, Kepala Markas Embay Bahriyah, beserta jajaran staf Markas PMI Provinsi Banten. Turut hadir pula pengurus, kepala markas, dan staf PMI kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Dalam arahannya, H. E. Kosasih menyampaikan bahwa PMI Provinsi Banten akan melaksanakan Operasi Dampak El Niño selama 11 bulan, hingga Mei 2027. Operasi tersebut bertujuan memperkuat kesiapsiagaan dan respons kemanusiaan dalam mengantisipasi potensi kekeringan, krisis air bersih, serta dampak lain akibat fenomena El Niño.

"PMI Provinsi Banten akan melaksanakan Operasi Dampak El Niño selama 11 bulan hingga Mei 2027. Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, kami mengimbau seluruh PMI kabupaten/kota agar segera menyusun dan mengajukan rencana operasi beserta kebutuhan yang diperlukan kepada PMI Provinsi Banten. Dengan demikian, dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah sehingga pelayanan kemanusiaan dapat berjalan secara efektif, terkoordinasi, dan tepat sasaran," ujar H. E. Kosasih.

Ia juga menyampaikan bahwa PMI Provinsi Banten tengah mengajukan dukungan kepada PMI Pusat berupa 20 unit mobil tangki air untuk mendukung pelaksanaan Operasi Dampak El Niño di kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

"Kami berharap dukungan 20 unit mobil tangki air dari PMI Pusat dapat memperkuat kesiapsiagaan PMI di daerah, terutama dalam memenuhi kebutuhan distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Kendaraan tersebut nantinya akan mendukung operasional PMI kabupaten/kota sesuai dengan kebutuhan di lapangan," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, H. Hedi Jamhari memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan PMI Kota Cilegon dalam menghadapi potensi musim kemarau, mulai dari edukasi kepada masyarakat, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, hingga mengoptimalkan peran PMI Kecamatan dalam memantau kondisi wilayah.

"PMI Kota Cilegon telah melakukan langkah-langkah antisipatif sejak dini melalui edukasi kepada masyarakat mengenai potensi dampak musim kemarau. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait, termasuk mengoptimalkan peran PMI Kecamatan untuk memantau kondisi di wilayah masing-masing. Dengan langkah tersebut, apabila terjadi kekeringan atau krisis air bersih, respons kemanusiaan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi," ujar H. Hedi Jamhari.

Pemaparan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi Banten, H. E. Kosasih.

"Kami mengapresiasi PMI Kota Cilegon yang telah lebih awal melakukan edukasi kepada masyarakat terkait langkah antisipasi menghadapi musim kemarau, membangun koordinasi dengan instansi terkait, serta mengoptimalkan peran PMI Kecamatan dalam memonitor kondisi di wilayah masing-masing. Langkah proaktif seperti ini menjadi contoh yang baik dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak El Niño," ungkapnya.

Selain membahas kesiapsiagaan menghadapi El Niño, rapat koordinasi juga membahas persiapan Temu Karya Relawan (TKR) IV PMI Provinsi Banten yang akan dilaksanakan pada 18–21 November 2026 di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut menjadi agenda pembinaan, peningkatan kapasitas, serta penguatan jejaring relawan PMI se-Provinsi Banten.

Melalui rapat koordinasi ini, PMI Kota Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak El Niño melalui edukasi, koordinasi lintas sektor, dan pemantauan wilayah secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan profesional. Jelasnya. ***

Posting Komentar

0 Komentar